hari ini tanggal 1 juli 2010 (h-7)menuju INDONESIA...negara dimana saya lahir tinggal dan menghabiskan hidup...mengingat 10 bulan yang lalu setelah saya memutuskan untuk tinggal di negeri jerman (melalui program AU PAIR),saya tidak akan mengulas nya saat ini karena yang menarik pikiriran saya saat ini adalah alasan saya ada di JERMAN yaitu untuk alasan menuntut ilmu tetapi sebenarnya alasan klise itu ada d urutan ke 5 dari 5 alasan mengapa saya ada disini.Hari ini saya akan merenung kembali untuk apa saya disini.
sedang merenung ....
PERTAMA keberangkatan saya menuju negeri Goethe akibat penyakit "IRI",saya ingin sekali bisa ke Jerman juga seperti kawan-kawan saya yang mengabadikan setiap senyum mereka di setiap negara baru dan salah satu negeri impian saya saat itu adalah "PERANCIS,PARIS"..J'Taime :)
entah apa yang mnyebabkan saya tergila-gila akan kekokohan menara sang Gustav Eiffel di Paris. Banyak spekulasi dari kawan-kawan dan saya sendiri mengapa PARIS?awalnya setelah menonton sebuah film remaja indonesia yang pada jamannya sangat meledak eiffel..i am in love ,saat itu saya duduk di bangku smp dan rela mengantri dan mnonton bioskop seorang diri,entah kisah cinta atau eiffel yang lebih saya sukai saat itu yang pasti dalam hati saya "mau ke paris" lalu ada alasan lain yaitu karena mantan kekasih yang namanya serupa akan ibukota negara Bonaparte jika di katakan dalam ejaan sunda yang khas. :)apapun alasannya yang terpenting saya sudah ada di paris 1 Januari 2010 (sama kaya di pilm remaja di paris tahun baru tapi tetap tanpa kekasih).Alasan KEDUA males kuliah bosan akan kegiatan yang mononton ingin adanyanya dunia baru.KETIGA ingin menghilang dari gupta pramudita yang saat itu adalah pacar saya hingga post ini dterbitkan,entah mengapa saya tidak ingin bersamanya tetapi LDR membuat dia tetap bertahan ternyata :)saya pun senang ehhehe ternyta LDR membuat saya belajar mencintai manusia itu.KEEMPAT pingin papa mama seneng dan pingin kbuktiin ke keluarga yang sellau menganggap saya hanya berani bermimpi dan mencap saya sebelah mata "Aber ich hab doch alles gemacht"(event bukan kuliah)saya anggap ini OBSERVASI sebelom akhirnya (insyaallah) saya memiliki gelar dari slah satu universitas di jerman amin.KELIMA belajar bahasa jerman, dimana saya merasa tidak memiliki bakat untuk berbahasa. kendala pun saya hadapi tapi ini lah proses inilah belajar dan saya adalah penikmat sebuah proses(walaupun kodrat saya sebagai manusia yang mengeluh).
saya pun kembali merenung
Apa yang saya dapat di JERMAN selama 10 bulan++?
saya mendapatkan pacar(ehhehe)saya kembali merasa jatuh cinta pada hubungan jarak jauh saya.saya bisa memasak dan cukup punya ilmu untuk membca resep dalam bahasa jerman dan yang menakjubkan untuk diri saya adalah sukses masak dan menjaga bocah umur 1,5 tahun dalam waktu bersamaan(walaupun gondok),belajar sabar (dan masih belajar),melihat hal baru dan benar-benar baru,merasakan nikmatnya gaji saya dalam bentuk euro dan saya habiskan untuk ksenangan saya berwisata,kuliner,dan shoping ala wanita jutawan.
Apa yang belom saya dapatkan :
BANYAKKKKKK Grrrr
inilah manusia yang tidak pernah puas(tetapi saya bukan golongan manusia yang tidak BERSYUKUR)..saya lebih suka mengatakan tidak pernah puas karena distulah saya tidak akan berhenti bermimpi.Saya belom fasih berbahasa jerman walopun berkembangan itu ada tetapi tidak sedasyat harapan orang akan kmahiran setelah hidup 10 bulan di jerman tetapi saya penikmat proses,saya tidak peduli perkataan yang membuat saya jatuh dan membuat saya tidakmenikmati hidup saya.SElain itu impian dan obsesi mengunjungi tempat2 baru tidaklah smua saya lakukan dengan alasan dana dan waktu tetapi hal ini bukan kata mati buat saya justru akan menjadi mimpi baru setelah "PARIS" akan ada negeri impian lainnya(barcelona,mesir,arab,thailand,india,madagskar dan london),saya tidak takut akan impian ini...Allah Maha MENGETAHUI ketika hambnaya berdoa dan berusaha maka saya tidak takut.
7 hari "terakhir" di jerman
...dan akan kembali...AMIN
hahahaa...you are sooooooo (P)FARIS!
BalasHapus